Tampilkan postingan dengan label Soft Skill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Soft Skill. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Mei 2014

Profesi Pada Bidang IT

Jenis - Jenis dan Deskripsi Kerja Profesi di bidang IT:

1. System Analisis
  • Memperluas atau memodifikasi sistem untuk melayani tujuan baru atau meningkatkan alur kerja.
  • Menguji, memelihara, dan memantau program komputer dan sistem, termasuk koordinasi instalasi program komputer dan sistem.
  • Mengembangkan, dokumen dan merevisi prosedur desain sistem, prosedur pengujian, dan standar kualitas

2. Database Administrators
  • Menguji program atau database, memperbaiki kesalahan dan membuat modifikasi yang diperlukan.
  • Memodifikasi database dan sistem manajemen database yang ada.
  • Merencanakan, mengkoordinasikan dan melaksanakan langkah-langkah keamanan untuk

3. Network System and Data Communications Analysts
  • Menguji dan mengevaluasi hardware dan software untuk menentukan efisiensi, reliabilitas, dan kompatibilitas dengan sistem yang ada, dan membuat rekomendasi pembelian.
  • Desain dan implementasi sistem, konfigurasi jaringan, dan arsitektur jaringan, termasuk teknologi perangkat keras dan perangkat lunak, lokasi situs, dan integrasi teknologi.
  • Membantu pengguna untuk mendiagnosa dan memecahkan masalah komunikasi data.

4. Computer Programmers
  • Memperbaiki kesalahan dengan membuat perubahan yang sesuai dan memeriksa kembali program untuk memastikan bahwa hasil yang diinginkan yang dihasilkan.
  • Melakukan percobaan menjalankan program dan aplikasi software untuk memastikan bahwa mereka akan menghasilkan informasi yang dikehendaki dan bahwa instruksi sudah benar.

5. Web Developers
  • Mendesain, membangun, atau memelihara situs web, menggunakan authoring atau bahasa scripting, alat penciptaan konten, alat manajemen, dan media digital.
  • Meakukan atau update situs web langsung.
  • Menulis, desain, atau mengedit konten halaman web, atau yang lain langsung memproduksi konten.

Rabu, 30 April 2014

Tugas 2: Analisis RUU ITE dan UU 19 Hak Cipta

RUU Tentang Informmasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. Pengertian dalam undang-undang : Informasi Elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Transaksi Elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya.

Teknologi Informasi adalah suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memproses, mengumumkan, menganalisis, dan/atau menyebarkan informasi.

Dokumen Elektronik adalah setiap Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, dan/atau didengar melalui Komputer atau Sistem Elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Selasa, 29 April 2014

Tugas 1: Profesionalisme, Kode Etik Profesional, Ancaman IT, dan Kasus Cybercrime

Profesionalisme Dan Kode Etik Profesional
Profesionalisme adalah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya terdapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional. Profesionalisme berasal daripada profesion yang bermakna berhubungan dengan profesion dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya, (KBBI, 1994). Jadi, profesionalisme adalah tingkah laku, kepakaran atau kualiti dari seseorang yang profesional (Longman, 1987).

Seseorang yang memiliki jiwa profesionalisme senantiasa mendorong dirinya untuk mewujudkan kerja-kerja yang profesional. Ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati piawai ideal.
  2. Meningkatkan dan memelihara image profession
  3. Keinginan untuk sentiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional yang dapat meningkatkan dan meperbaiki kualiti pengetahuan dan keterampiannya.
  4. Mengejar kualiti dan cita-cita dalam profesion


Kode Etik Profesional
Kode etik profesional merupakan norma yang ditetapkan dan diterima oleh sekelompok profesi, yang mengarahkan atau memberi petunjuk kepada anggotanya bagaimana seharusnya berbuat dan sekaligus menjamin mutu profesi itu dimata masyarakat.

Apabila anggota kelompok profesi itu menyimpang dari kode etiknya, maka kelompok profesi itu akan tercemar di mata masyarakat. Oleh karena itu, kelompok profesi harus mencoba menyelesaikan berdasarkan kekuasaannya sendiri. Kode etik profesi merupakan produk etika terapan karena dihasilkan berdasarkan penerapan pemikiran etis atas suatu profesi.

Kode etik profesi dapat berubah dan diubah seiring perkembangan zaman. Kode etik profesi merupakan pengaturan diri profesi yang bersangkutan, dan ini perwujudan nilai moral yang hakiki, yang tidak dipaksakan dari luar.

Sabtu, 30 November 2013

Cyber Law Dan Cyber Crime (Contoh Kasus Telematika)


Cyber Law adalah aspek hukum yang ruang lingkupnya meliputi setiap aspek yang berhubungan dengan orang perorangan atau subyek hukum yang menggunakan dan memanfaatkan teknologi internet yang dimulai pada saat mulai online dan memasuki dunia cyber ataumaya. Cyber Law sendiri merupakan istilah yang berasal dari Cyberspace Law.

Istilah hukum cyber diartikan sebagai padanan kata dari Cyber Law, yang saat ini secara internasional digunakan untuk istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan TI. Istilah lain yang juga digunakan adalah Hukum TI (Law of Information Teknologi), Hukum Dunia Maya (Virtual World Law) dan Hukum Mayantara.

Secara akademis, terminologi ”cyber law” belum menjadi terminologi yang umum. Terminologi lain untuk tujuan yang sama seperti The law of the Internet, Law and the Information Superhighway, Information Technology Law, The Law of Information, dll.

Di Indonesia sendiri tampaknya belum ada satu istilah yang disepakati. Dimana istilah yang dimaksudkan sebagai terjemahan dari ”cyber law”, misalnya, Hukum Sistem Informasi, Hukum Informasi, dan Hukum Telematika (Telekomunikasi dan Informatika)

Secara yuridis, cyber law tidak sama lagi dengan ukuran dan kualifikasi hukum tradisional. Kegiatan cyber meskipun bersifat virtual dapat dikategorikan sebagai tindakan dan perbuatan hukum yang nyata. Kegiatan cyber adalah kegiatan virtual yang berdampak sangat nyata meskipun alat buktinya bersifat elektronik. Dengan demikian subjek pelakunya harus dikualifikasikan pula sebagai orang yang telah melakukan perbuatan hukum secara nyata.

Jumat, 29 November 2013

Penjelasan Singkat Mengenai Telematika


A. Definisi Telematika
Berasal dari istilah dalam bahasa Perancis “TELEMATIQUE” yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Telematika juga merupakan sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon, musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi - kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi. Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).

Kamis, 10 Januari 2013

Daftar Pustaka

A. Pengertian
Daftar Pustaka yaitu suatu daftar yang berisi semua sumber bacaan yang digunakan sebagai bahan acuan dalam penulisan karya ilmiah seperti Makalah, Skripsi, Tugas Akhir, Laporan, Thesis,dan penelitian. Pemilihan daftar pustaka harus benar sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam suatu penulisan.

Beberapa komponen dalam Teknik Penulisan Daftar Pustaka yaitu:

  • Nama penulis dan nama keluarga (jika ada)
  • Ditempatkannya didepan nama kecil
  • Tahun Penerbitan
  • Judul Buku
  • Tempat Penerbitan
  • Nama Penerbit

B. Cara Membuat Daftar Pustaka
Berikut merupakan cara-cara untuk membuat daftar pustaka (Buku):

Rabu, 09 Januari 2013

Abstrak

A. Pengertian
Abstrak adalah bagian ringkas suatu uraian yang merupakan gagasan utama dari suatu pembahasan yang akan diuraikan. Abstrak digunakan sebagai "gambaran" untuk me­mahami uraian yang akan disajikan dalam suatu penulisan, terutama untuk memahami ide per­masalahannya.

Dari abstrak, pembaca dapat mengetahui jalan pikiran penulis laporan/artikel ilmiah tersebut dan mengetahui gambaran umum tulisan secara lengkap. Abstrak ditempatkan di awal suatu laporan/penulisan ilmiah dengan tujuan agar pembaca yang mempunyai waktu relatif sedikit cukup hanya dengan membaca abstraknya untuk memahami suatu karya ilmiah secara umum. Dalam penulisan ilmiah, abstrak ditulis setelah judul dan nama pengarang yang diketik satu spasi. Penulisan abstrak harus dapat mewakili isi penulisan ilmiah secara keseluruhan, mulai dari latar belakang, metode, dan hasil penelitian.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam membuat abstrak. diantaranya:

  1. Abstrak harus dapat menjadi penghubung antara pemikiran pembaca dengan penulis tentang materi yang diangkat.
  2. Abstrak harus dapat mengungkapkan keseluruhan isi materi yang diuraikan dengan lengkap.
  3. Abstrak harus dapat menuntun pembaca terhadap uraian materi.
  4. Abstrak merupakan ide pokok dan harus dapat membuat pembaca tertarik pada penulisan tersebut.

Selasa, 08 Januari 2013

Kutipan

A. Pengertian
Menurut kamus besar bahasa Indonesia, mengutip adalah mengambil perkataan atau kalimat dari buku atau yang lainnya. Mengutip itu berbeda dengan plagiat. Plagiat adalah mengambil karangan-karangan atau pendapat orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan atau pendapat tersebut dari diri sendiri.
Kutipan ditulis untuk menegaskan isi uraian, memperkuat pembuktian, dan kejujuran menggunakan sumber penulisan.
Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dari seorang pengarang, atau ucapan seseorang yang terkenal, baik terdapat dalam buku-buku maupun majalah-majalah. Selain itu kutipan juga dapat diambil dalam bentuk lisan misal melalui media elektronika seperti TV, radio, internet, dan lain sebagainya. Tujuannya sebagai pengokohan argumentasi dalam sebuah karangan.

B. Manfaat
Dengan mengutip, penulis tidak perlu menghabiskan waktu untuk menelusuri sesuatu yang sudah terbukti benar atau tidaknya. Berikut manfaat atau fungsi dari kutipan:

  • Untuk menunjang fakta, konsep, gagasan atau untuk memberikan informasi tentang sumber data, gagasan dan lain-lain yang relevan.
  • Untuk memberikan penjelasan tambahan tentang suatu masalah yang dikemukakan dalam teks atau untuk menjelaskan definisi istilah secara cermat.
  • Untuk memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.
  • Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang terkait dengan data pustaka.
  • Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.

Rabu, 07 November 2012

Perencanaan Penulisan Karangan Ilmiah

Dalam menyusun sebuah karangan ilmiah terdapat berbagai faktor yang harus diperhatikan sebelum membuat sebuah karangan ilmiah. Berikut ini adalah pembahasan mengenai faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah karangan ilmiah.

A. Pemilihan Topik
Pemilihan topik yang tepat, akan menunjukan tingkat cakupan dari sebuah penelitian yang akan dibahas. Topik yang diangkat biasanya, akan mempengaruhi minat pembaca apakah karangan ilmiah ini menarik atau tidak untuk dibaca.

B. Pembatasan Topik
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat pembahasan topik:
  • menampilkan informasi latar belakang,
  • menampilkan ringkasan hasil/temuan penelitian,
  • memberikan komentar apakah hasil penelitian sesuai dengan hipotesis,
  • menghubungkan dengan hasil penelitian terdahulu,
  • menjelaskan hasil yang diperoleh, terutama jika hasil tersebut tidak memuaskan,
  • membuat generalisasi dari hasil yang diperoleh (implikasi),
  • memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.

Selasa, 06 November 2012

Penjelasan Singkat Mengenai Alinea

Pengertian Alinea
Alinea atau Paragraf adalah kesatuan pikiran yang lebih luas dari pada kalimat, berupa penggabungan beberapa kalimat yang mempunyai satu gagasan atau satu tema. Meskipun demikian, ada juga alinea yang hanya terdiri dari satu kalimat saja, penyebabnya antara lain :
  1. Kurang dikembangkan oleh penulis
  2. Sebagai peralihan antara bagian-bagian karangan
  3. Dialog antar narasi diperlakukan sebagai satu alinea
Alinea dapat juga diartikan sebagai satuan bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Alinea diperlukan untuk mengungkapkan ide yang lebih luas dari kalimat dari sudut pandang komposisi, alinea sebenarnya sudah memasuki kawasan wacana atau karangan sebab karangan formal yang sederhana boleh saja hanya terdiri atas satu alinea. Jadi, tanpa kemampuan menyusun alinea tidak mungkin bagi seseorang mewujudkan sebuah karangan.

Tujuan Pembentukan Alinea
Memudahkan pengertian dan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dari tema yang lain. Oleh sebab itu alinea hanya boleh mengandung suatu tema, bila terdapatdua tema, maka dipecahkan menjadi dua alinea. Memisahkan dan menegaskan perkataan secara wajar dan formal, untuk memungkinkan kita berhenti lebih lama daripada perhatian pada akhir kalimat. Dengan perhentian yang lebih lama ini, konsentrasi terhadap tema alinea lebih terarah.

Kamis, 01 November 2012

Penjelasan Singkat Mengenai Diksi

Pengertian Diksi
Diksi adalah pilihan kata yang tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu (seperti yang diharapkan).
diksi juga bisa diartikan sebagai pilihan kata, gaya bahasa, ungkapan-ungkapan pengarang untuk menggambarkan sebuah cerita.


Kriteria Diksi
Agar menghasilkan cerita yang menarik, diksi atau pemilihan kata harus memenuhi syarat - syarat kriteria sebagai berikut:
  • Ketepatan dalam pemilihan kata dalam menyampaikan gagasan.
  • Pengarang harus memiliki kemampuan dalam membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna, sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan dan kemampuan menemukan bentuk yang sesuai dengan situasi dan nilai rasa pembaca.
  • Menguasai berbagai macam kosakata dan mempu memanfaatkan kata-kata tersebut menjadi kalimat yang jelas, efektif, dan efisien.

Rabu, 31 Oktober 2012

LG Nexus 4 Review

Seperti yang kita ketahui, beberapa hari yang lalu terjadi badai Sandy yang menerjang daerah New York dan sekitarnya. Namun itu tidak mengagalkan niat Google, sang raksasa teknologi untuk mengumumkan  smartphone besutan terbarunya, Nexus 4.

Jumat, 05 Oktober 2012

Fungsi Bahasa Indonesia Secara Umum

Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Tujuan dari bahasa itu sendiri adalah menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat.
Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan fungsi khusus. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi-interaktif dan adaptasi sosial. Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuno, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Fungsi umum bahasa indonesia adalah sebagai alat komunikasi sosial. Bahasa pada dasarnya sudah menyatu dengan kehidupan manusia. Aktivitas manusia sebagai anggota masyarakat sangat bergantung pada penggunaan bahasa masyarakat setempat. Gagasan, ide, pikiran, harapan dan keinginan disampaikan lewat bahasa.

Selain fungsi bahasa diatas, bahasa merupakan tanda yang jelas dari kepribadian manusia. Melalui bahasa yang digunakan manusia, maka dapat memahami karakter, keinginan, motif, latar belakang pendidikan, kehidupan sosial, pergaulan dan adat istiadat manusia.

Kamis, 04 Oktober 2012

Bahasa Indonesia Dalam Konsep Ilmiah

Bahasa adalah sarana bagi manusia untuk berkomunikasi satu sama lain. setiap manusia mempunyai gaya berbahasa masing - masing. Bahasa merupakan salah satu faktor pendukung kemajuan suatu bangsa karena bahasa juga merupakan sarana untuk membuka wawasan bangsa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang. Dengan kata lain, bahasa merupakan sarana untuk menyerap dan mengembangkan pengetahuan. Pada umumnya, negara maju mempunyai struktur bahasa yang sudah modern dan mantap.

Kemampuan berbahasa yang baik dan benar merupakan persyaratan mutlak untuk melakukan kegiatan ilmiah sebab bahasa merupakan sarana komunikasi ilmiah yang pokok. Tanpa penguasaan tata bahasa dan kosakata yang baik akan sukar bagi seorang ilmuan untuk mengkomunikasikan gagasannya kepada pihak lain. Dengan bahasa selaku alat komunikasi, kita bukan saja menyampaikan informasi tetapi juga argumentasi, di mana kejelasan kosakata dan logika tata bahasa merupakan persyaratan utama.

Pemodernan bahasa merupakan suatu hal yang sangat penting. Dengan pemodernan bahasa, semua sumber ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diterjemahkan ke dalam bahasa tertentu dengan cermat sehingga wawasan berpikir bangsa itupun dapat dikembangkan secara intensif lewat usaha penerjemahan secara besar-besaran.

Keefektifan usaha di atas dipengaruhi oleh sikap dan tanggapan kita terhadap bahasa Indonesia. Komunikasi ilmiah dalam bahasa Indonesia belum sepenuhnya mencapai titik kesepakatan yang tinggi dalam hal kesamaan pemahaman terhadap kaidah bahasa termasuk kosakata. Beberapa kenyataan atau faktor menjelaskan keadaan ini. Pertama, kebanyakan orang dalam dunia akademik belajar berbahasa Indonesia secara alamiah. Artinya orang belajar dari apa yang nyatanya digunakan tanpa memikirkan apakah bentuk bahasa tersebut secara kaidah benar atau tidak. Lebih dari itu, akademisi kadangkala lebih menekankan selera bahasa daripada penalaran bahasa. Akibatnya, masalah kebahasaan Indonesia dianggap hal yang sepele dan dalam menghadapi masalah bahasa orang lebih banyak menggunakan argumen “yang penting tahu maksudnya.”

Minggu, 25 Maret 2012

Sistem Keamanan Bank Di Indonesia



Apa itu Bank?

Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang. Sedangkan menurut undang-undang perbankan. Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Industri perbankan telah mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Industri ini menjadi lebih kompetitif karena deregulasi peraturan. Saat ini, bank memiliki fleksibilitas pada layanan yang mereka tawarkan, lokasi tempat mereka beroperasi, dan tarif yang mereka bayar untuk simpanan deposan.

Setiap bank pasti mempunyai sistem keamanan yang berbeda - beda. Di zaman yang serba teknologi ini, saya yakin semua punya sistem keamanan andalan masing - masing. Hanya dengan mengkonfirmasi sebuah pesan, para nasabah sudah bisa bertransaksi satu sama lain.

Kamis, 20 Oktober 2011

Resume Kelompok 6: Arti Kepemimpinan Dalam Sebuah Organisasi

Kepemimpinan sangatlah berpengaruh dalam suatu organisasi. masing - masing organisasi mempunyai alasan tersendiri mengapa seseorang bisa menjadi pemimpin dari organisasi mereka.

berikut ini syarat-syarat pemimpin yang baik menurut para ahli:
  • Pendidikan umum yang luas.
  • Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang genoralist yang baik juga.
  • Kemampuan berkembang secara mental.
  • Ingin tahu.
  • Tegas.
  • Dan sebagainya.


Fungsi Seorang Pemimpin Dalam Pengambilan Keputusan adalah mengambil keputusan secara efektif. Keberadaan sumber-sumber, biaya, bahan, keahlian, tenaga, pengetahuan, waktu dan ruang sangat terbatas, oleh karena itu timbulah pengambilan keputusan.

Fungsi kepemimpinan pada dasarnya, yaitu:
  1. Fungsi yang berkaitan dengan tugas yang disebut fungsi pemecahan masalah.
  2. Fungsi pemeliharaan kelompok yang disebut fungsi sosial.


Langkah - langkah dalam pengambilan keputusan itu bervariasi, secara umum itu meliputi:
  • Perumusan masalah.
  • Perumusan hasil yang diinginkan.
  • Mengembangkan pilihan penyelesaian.
  • Mengetahui apa yang harus dilaksanakan setelah keputusan diambil.

Rabu, 19 Oktober 2011

Resume Kelompok 5: Perubahan Dan Perkembangan Dalam Berorganisasi

Setiap organisasi pasti membutuhkan yang namanya perubahan maupun perkembangan didalam organisasinya. Karena itu bisa membawa dampak baik pada organisasi itu sendiri, baik dari segi efektivitas, kinerja dan struktur organisasi tersebut. Memang tidak dipungkiri, perubahan selalu efek positif. Terkadang bisa membawa dampak buruk dengan adanya perubahan didalam organisasi.

Pengertian dari Perkembangan Organisasi itu sendiri merupakan suatu proses yang meliputi serangkaian perencanaan perubahan yang sistematis yang dilakukan secara terus-menerus oleh suatu organisasi.

Pengembangan organisasi bisa diterapkan kepada tiga jenis manusia.

  • Spesialis individu, maksudnya adalah orang yang ahli disalah satu bidang dalam organisasinya.
  • Kedua, orang yang terkait langsung dilapangan yang telah merasakan kompetensi langsung antara kompetitornya.
  • Ketiga, para manajer yang sudah memiliki ilmu yang lebih tinggi didalam pengembangan organisasi.

Tujuan dari pengembangan organisasi adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan fungsi organisasi yang harus diberi perubahan. pengembangan organisasi bertujuan melakukan perubahan. Ada beberapa metode atau teknik yang sering digunakan untuk perubahan dan perkembangan organisasi, salah satunya adalah Team building, merupakan pendekatan yang bertujuan untuk lebih mendalami efektivitas serta rasa puas dari masing - masing individu dalam kelompok kerjanya. Teknik ini sangat membantu meningkatkan kerjasama dalam sebuah tim. Jadi dalam berorganisasi Perubahan sangat diperlukan dalam, peningkatan mutu serta dapat dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilan organisasi itu sendiri.

Kamis, 13 Oktober 2011

Resume Kelompok 4: Arti penting Komunikasi Dalam Organisasi

Manusia adalah makhluk sosial, dimana kegiatannya tidak lepas dari berinteraksi dan berkomunikasi satu dengan yang lain. tanpa adanya komunikasi, manusia akan sulit untuk hidup, karena mengingat manusia juga makhluk yang tidak bisa hidup sendiri, tetapi membutuhkan bantuan orang lain.

Komunikasi adalah suatu proses atau kegiatan penyampaian pesan dari seseorang ke orang lain. komunikasi dapat berupa lisan dan non lisan.
Komunikasi berasal dari bahasa latin "communicare" yang berarti memberitahukan. dalam kata lain, komunikasi bisa disebut juga sebagai penghubung.

Apabila terjadi kesalahan dalam penyampaian komunikasi, maka dapat timbul Miss Communication yang berarti maksud dan tujuan dari seorang komunikator tidak tersampaikan dengan baik. Biasanya, penyebab terjadinya hal ini dikarenakan perbedaan bahasa dan penulisan emosional (penggunaan emote, tanda baca, besar kecilnya huruf, dan semacamnya).

Komunikasi dalam organisasi adalah interaksi dalam menyampaikan pesan atau pendapat antara pemimpin dan anggotanya maupun sesama anggota.

Ada dua jenis komunikasi, yaitu:
  • Komunikasi non verbal. Adalah komunikasi yang dilakukan secara tidak langsung, tidak bertatap muka sesama penyampai pesan. contoh: komunikasi non verbal adalah sms, telepon, email, maupun chatting.
  • Komunikasi Verbal. Adalah komunikasi yang dilakukan secara langsung, tidak melalui perantara apapun. contoh: komunikasi verbal adalah berbicara secara langsung. face to face atau heart to heart.


Diantara dua jenis komunikasi, komunikasi yang paling efektif adalah dengean cara verbal atau berbicara secara langsung. karena ekspresi wajah dan intonasi dalam penekanan dalam berbicara sangatlah mempengaruhi pemahaman si penerima informasi dibanding emote yang digunakan dalam komunikasi non verbal (seperti sms & chatting).

Komunikasi dalam pelaksnaannya ada dua macam, yaitu:
  • Komunikasi formal adalah komunikasi yang disetujui oleh organisasi itu sendiri dan sifatnya berorientasi kepentingan organisasi. Isinya berupa cara kerja di dalam organisasi, produktivitas, dan berbagai pekerjaan yang harus dilakukan dalam organisasi.
  • Komunikasi Informal adalah komunikasi yang disetujui secara sosial. Orientasinya bukan pada organisasi, tetapi lebih kepada anggotanya secara individual.


Berikut ini merupakan hambatan yang mungkin terjadi dalam komunikasi:
  • Kurangnya pengetahuan sang komunikator (penyampai pesan)
  • Perbedaan latar belakang pendidikan antara komunikator dengan komunikan
  • Kurang mendalami teknologi komunikasi
  • Perbedaan dalam penafsiran bahasa
  • Jarak antara komunikator dengan komunikan
  • Komunikasi yg panjang dan bertele-tele
  • Pengaruh panca indra

Rabu, 12 Oktober 2011

Resume Kelompok 3: Proses Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi

Proses Pengambilan Keputusan Dalam organisasi sangat dibutuhkan. karena disaat sebuah organisasi mengalami masalah, maka akan diambil keputusan yang paling tepat untuk menyelesaikannya.
Proses Pengambilan Keputusan adalah suatu pemilihan atau penyelesaian untuk memecahkan masalah dalam sebuah organisasi dengan tepat.

Dalam proses pengambilan keputusan, banyak cara dilakukan, tetapi tidak mencapai hasil yang maksimal. maka dari itu, terdapat 3 tahap utama dalam proses pengambilan keputusan, yaitu:
  1. Aktivitas intelegensi: penelusuran kondisi lingkungan yang memerlukan pengambilan keputusan.
  2. Aktivitas desain: terjadi tindakan penemuan, pengembangan, dan menganalisis masalah.
  3. Aktivitas memilih: memilih tindakan tertentu dari yang tersedia.


Proses pengambilan keputusan memiliki fungsi sebagai suatu awal dari segala aktivitas manusia baik individu maupun berkelompok yang dapat menentukan langkah selanjutnya dimana pengaruhnya akan berlangsung dalam waktu yang sebentar atau dalam waktu yang cukup lama.

Terdapat 2 tujuan dalam proses pengambilan keputusan, yaitu:
  • Tujuan bersifat tunggal.
  • Tujuan bersifat ganda.


Terdapat 3 langkah dalam proses pengambilan keputusan, yaitu:
  1. Tahap Identifikasi, merupakan tahap pertama dimana kita mengenal masalah-masalah yang terjadi.
  2. Tahap Pengembangan, merupakan tahapan kedua dimana kita mencari prosedur atau seolusi standar yang ada atau mencari solusi yang baru.
  3. Tahap Seleksi, pada tahap ini, solusi-solusi yang ada disaring dan disepakati.


Dalam menyelesaikan masalah sering kali adanya perbedaan pendapat. Hal ini dapat diselesaikan dengan cara membuat forum evaluasi. forum yang dibuat untuk mengumpulkan pendapat para anggotanya atau forum yang setiap anggota kelompok/organisasi berhak mengemukakan pendapat.